SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Meski sudah sering dilakukan oparsi tertib berlalu lintas oleh satuan lalu lintas (Satlantas), namun kesadaran pengendara untuk tertib berlalu lintas masih rendah. Buktinya masih banyak pengendara yang tidak menggunakan helm saat berkendara di jalan raya.
Seperti yang dilakukan anak sekolah yang sedang mengendarai sepeda motor di jalan Raya Padangan – Bojonegoro, Jawa-Timur, Senin (14/04/2014). Mereka banyak tak menggunakan helm saat mengendarai kendaraan di jalan raya.
Seorang warga Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu, Sudiran, mengaku, Â banyak pengendara yang masih belum tertib berlalu-lintas dalam pengendara. Baik itu orang dewasa maupun pemlajar sekolah. Rata-rata mereka tak memakai helm dalam berkendara.
“Padahal, pak Polisi sering melakukan operasi tata tertib berlalu-lintas di jalan raya. Tapi, juga belum membuat jera bagi pegguna jalan baik umum maupun anak-anak sekolah saat men mengendarai motor di jalan raya, Pak,” kata Sudiran kepada suarabanyuurip.com, Senin (14/04/2014).
Selain itu, ungkap dia, Â anak-anak sekolah sering ugal-ugalan dalam berkendara. Terutama saat berangkat dan pulang sekolah mereka memenuhi badan jalan sehingga mengganggu pengendara lainnya.
“Selain pihak kepolisian, seharusnya orang tua juga memberikan arahan kepada anak agar tertib berlalu-lintas. Salah satunya, memakai helm dan jangan ugal-ugalan ketika mengendarai sepeda motor dijalan raya,” ungkapnya.
“Anak-anak sekarang pinter-pinter, Pak. Tapi ngertinya yang belum ada. Jadi  bapak, ibu guru dan pihak orang tua harus serius dalam memberikan arahan dan pembelajaran kepada generasi penerus. Agar, kedepannya bisa lebih baik, patuh dan menghormati aturan yang ada,” sambung Pandi, warga Desa Kalitidu, Kecamatan Kalitidu. (sam)