Perekonomian Warga Blok Cepu Dipredeksi Merosot

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Perekonomian warga di sekitar proyek Banyuurip, Blok cepu diperkirakan akan merosot pasca pengerjaan konstruksi selesai. Karena warga yang sebelumnya bekerja di proyek akan kembali mengganggur, begitu juga para pemilik usaha konstruksi maupun warung.

Sedangkan disisi lain lahan pertanian mereka yang sebelumnya menjadi sumber penghidupan telah banyak dijual kepada operator untuk mendukung proyek Blok Cepu.

Kepala Dusun Gayam, Suwarji mengungkapkan, isu pertanian akan menjadi faktor penting manakala masyarakat tak banyak lagi yang bekerja di proyek.

“Kalau dulunya tumpuan ekonomi masyarakat dari pertanian, kalau proyek selesai maka akan kembali lagi ke petani,” ujarnya. Senin (14/4/2014).

Namun demikian, sektor pertanian secara umum, kata dia, kurang mendapat perhatian. Persoalan pupuk, anjloknya harga gabah, penurunan hasil panen, dan wabah wereng masih menjadi persoalan yang hingga kini masalah yang tak kunjung ada solusinya.

“Kalau kondisinya seperti itu, ekonomi warga kian merosot,” imbuhnya.

Hal tersebut, belum termasuk kian sempitnya lahan akibat terjangan industri untuk migas.

Baca Juga :   Sepakat Bentuk Forum Komunikasi 9 Desa Kilang Tuban

Kepala Desa (Kades) Bonorejo terpilih, Dasan mengungkapkan, kedepan kondisi sosial ekonomi masyarakat di desa sekitar proyek migas akan mengalami perubahan jika dibanding sekarang.

“Saat ini masih banyak yang bekerja, tetapi kalau selesai ya kondisinya tentu berbeda,” kata dia.

Solusi alternatif yang dirasa sesuai, menurut dia adalah dengan mulai mengintensifkan sektor peternakan dan pertanian. “Diantara keduanya itu, tapi mungkin lebih tepatnya peternakan dulu,”imbuhnya. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *