SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Insiden kembali terjadi di sumur minyak tua Wonocolo di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (16/04/2014). Kali ini, kebakaran terjadi di Sumur KW 82 diduga akibat aktivitas para penambang ilegal.
“Infonya yang kami terima kejadiannya sekitar jam 9 pagi, Mas. Diduga, akibat aksi dari penambangan ilegal yang kerap dilakukan oleh para penambang liar,†kata Legal and Relations Pertamian EP Asset 4, Arya Dwi Paramita, melalui pesan pendek, Rabu (16/04/2014).
Dia menjelaskan, penambangan illegal yang dilakukan para penambang itu berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa dan lingkungan. Selain itu kegiatan tersebut juga  memiliki konsekuensi hukum pidana sebagaimana diatur dalam perundang-undangan yang berlaku.
Pertamina sendiri, kata Arya, sudah mengantisipasi hal itu dan berupaya melakukan penertiban. Namun, tak diharaukan oleh para penambang. “Terkait hal ini Pertamina bersama aparat dan pemerintah setempat telah beberapa kali melakukan penertiban. Namun demikian, di lapangan aksi penambangan ilegal masih terus terjadi,” jelasnya.
“Semoga, penambang ilegal bisa segera menyadari kalau apa yang dilakukan adalah melanggar aturan,” imbuhnya berharap. (sam)