SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Bupati Blora, Jawa Tengah, Djoko Nugroho, meminta kepada rumah sakit di wilayahnya untuk tidak membeda-bedakan pasien dalam memberikan pelayanan kesehatan. Karena saat ini masyarakat telah terdaftar dalam program BPJS Kesehatan.
“Karena itu, saya minta seluruh layanan kesehatan di Blora bisa melayani pasien JKN BPJS kesehatan,” kata Djoko Nugroho saat membuka sosialisasi dan evaluasi pelaksanaan JKN BPJS Kesehatan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (17/4/2014).
Menurut dia, pemahaman mengenai asuransi sosial  harus dimiliki oleh seluruh managemen dan penyedia jasa layanan kesehatan yang ada di Kabupaten Blora. Tujuan agar dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bisa berjalan secara optimal.
“JKN berbeda dengan asuransi kesehatan yang lain. Bagaimana persyaratannya, bagaimana ketentuannya. Sosialisasi ini sangat penting agar masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak,†kata Kokok, demikian akrab disapa.
Dalam kesempatan  Kokok meminta peran lurah dan kepala desa berperan aktif agar seluruh warganya yang tidak mampu bisa terdaftar.
Hadir pula dalam sosialisasi ini, diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK)  Blora,  Heny Indriyanti, Camat dan kepala desa se Kabupaten Blora, Kepala Rumah Sakit dan juga Kepala Puskesmas. Sosialisasi ini menghadirkan narasumber  Direktur BPJS Cabang Kudus, Herman Dinata.(ali)