SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan-Jalan raya dan tempat-tempat strategis di Wilayah Lamongan, Jawa Timur kembali dipenuhi sepanduk dan bener. Bukan dari Alat Peraga kampanye (APK) calon legislative (caleg) dan partai politik (Parpol), namun dari lembaga pendidikan yang mempromosikan sekolahnya.
Dari pantauan suarabanyuurip.com, di sejumlah ruas jalan raya dan tempat-tempat strategis banyak dipasang spanduk dan bener dari lembaga pendidikan sekolah lanjutan atas.
Dalam spanduk dan beneer tersebut rata-rata bertuliskan kalimat promosi dengan mencantumkan fasilitas dan kemudahan yang diberikan lembaga pendidikan tersebut.
Sayangnya pemasangan spanduk dan bener tersebut terkesan asal-asalan yaitu dipaku di batang pohon.
“Yang memasang beneer itu lembaga pendidikan kenapa masangnya ngawur, dipaku dibatang pohon. Cara tersebut bisa merusak lingkungan,“ kata salah satu warga Kedungpring, Purwadi kepada suarabanyuurip.com, Jumat (18/4/2014).
Kepala Bidang Operasi dan Penanganan Satpol PP Lamongan, Alfian Helmy dikonfirmasi melalui ponselnya tentang banyaknya spanduk dan benner yang dipasang oleh lembaga pendidikan mengatakan, jika sebagian pemasangan spanduk lembaga pendidikan tersebut sudah mengantongi ijin.
Namun ketika ditanya tentang banyaknya bener dan spanduk yang banyak dipasang dengan cara dipaku dipohon, Helmy tidak memberikan jawaban. (tok)