SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Area lahan pertanian sekitar Sumur Migas Sumber 1 terkenal sebagai wilayah yang rentan terkena genangan air. Karena areal tersebut merupakan dataran rendah.
Areal tersebut berada di Desa Sambonggede dan Desa Sumber, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sumur yang rencananya akan dioperatori Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) tersebut, saat ini masih dalam tahap rencana pengembangan.
“Di sini memang mudah sekali terkena banjir,†kata Rugiyono (33), salah satu petani kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (19/4/2014).
Rugiyono mengatakan, kalau wilayah tersebut merupakan dataran rendah. Sehingga air mudah sekali menggenangi sawah-sawah milik warga. Selain itu, kondisi tanah yang berlempung menjadikan kurang bisa menyerap air dengan maksimal.
“Jadi hujan sedikit saja langsung banjir, karena air dari desa yang lebih tinggi langsung lari kesini,†kata Rugiyono, menambahkan.
Dia menceritakan, apabila dalam keadaan banjir sawah-sawah milik petani praktis langsung tergenang. Karena saluran air yang ada di sana juga tidak terlalu besar dan dalam lagi.
Bahkan, apabila banjir besar bisa menggenangi akses jalan di sekitar sawah yang juga menjadi jalan penghubung antara Kecamatan Merakurak dan Kecamatan Jenu.
“Kalau banjirnya besar bisa menggenangi jalan di sini. Ketika hujan deras kemarin jalan ikut tergenang, padahal posisi jalan di sini lebih tinggi daripada saluran air dan sawah milik petani,†ujar dia, mengungkapkan.(edp)