SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Rencana penutupan pintu masuk di Well Pad A, Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, juga mendapat keluhan dari sejumlah pekerja. Mereka mengaku selain merugikan pemilik warung makanan dan minuman kecil di sekitar lokasi, jarak tempuh yang harus dilalui pekerja bertambah jauh.Â
“Penutupan berlaku mulai tanggal 30 mas, sebenarnya banyak yang tidak setuju,” kata salah satu pekerja proyek di EPC-1, Didik kepada suarabanyuurip.com, Senin (21/4/2014).
Dia mengatakan, sejumlah pekerja kebanyakan banyak yang tidak sepakat dengan rencana penutupan tersebut. Namun demikian, kalaupun rencana tersebut merupakan kebijakan dari pemilik proyek, para pekerja tetap akan melewati pintu masuk Access Road di Desa Sudu Kecamatan Gayam.
“Tetap akan lewat sana, tetapi besok kabarnya juga akan ramai, karena banyak yang tidak setuju,” imbuhnya.
Community Affairs Konsorsium PT.Tripatra-Samsung, Budi Karyawan, mengungkapkan dengan ditutupnya pintu masuk di Well Pad A, maka saat ini dua jalur yang bisa dilewati hanya ada dua.
“Satu di access road dan Dusun Puduk, Desa Bonorejo. Namun tidak lama lagi yang dipuduk juga akan ditutup,” terangnya. (roz)