SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Mulai bulan Maret hingga Mei mendatang, para nelayan di wilayah Pantai Utara (Pantura) Lamongan, Jawa Timur menikmati masa panen ikan. Alam yang bersahabat menjadikan hasil tangkapan melimpah.
Di sejumlah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kecamatan Paciran, dan Kecamatan Brondong setiap hari terlihat kesibukan nelayan mengangkut hasil tangkapan selama melaut.  Puluhan ton ikan tersebut langsung dibawa ke para tengkulak yang membeli hasil melaut  mereka.
“Bulan Maret hingga Mei mendatang bisa dikata panenannya para nelayan, Mas. Cuaca cukup bersahabat, dan hasil tangkapan cukup melimpah,“ kata salah satu nelayan di Pelabuhan Brondong kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (22/4/2014).
Jenis ikan yang biasa ditangkap nelayan yaitu tongkol, teri, dan cumi. Harga ikan di pasaran juga masih relatif tinggi. Untuk tongkol harganya Rp12 ribu per Kg, ikan teri Rp15 ribu, dan cumi-cumi Rp19 ribu per Kg.
Hanya saja selama musim panen ikan, para nelayan selalu terkendala masalah klasik  yaitu sulitnya mendapatkan solar untuk kebutuhan melaut.
“STPDN di pelabuhan tidak mencukupi kebutuhan solar nelayan, Mas. Terpaksa belinya di SPBU, “ ujar Sulaiman, nelayan lainnya.
Selain tempatnya jauh, sekitar 4 Kg dari nelayan, membeli solar di SPBU juga dibatasi banyaknya. Para nelayan juga harus antri lama karena harus berebut dengan kendaraan yang mengisi solar di SPBU. (tok)