SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro-Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)mengaku belum menerima hasil musyawarah desa (Musdes) tukar guling Tanah Kas Desa (TKD) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
“Belum terima,Mas,” kata Kepala Bagian Humas SKK Migas, Handoyo Budi Santoso kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (26/4/2014) kemarin.
Namun demikian, lanjut dia, pihaknya menyatakan akan mengecek kepada bagian yang menangani persoalan tersebut. “Tetap nanti hari Senin saya coba ceknya di bagian fungsi terkait,” ujarnya menambahkan.
Handoyo berharap agar segera ada tindak lanjut serta penyelesaian polemik tukar guling TKD Gayam yang hingga saat ini belum kunjung rampung.Â
“semoga nanti ada tindak lanjut dan segera dapat solusi sesuai ketentuan,”tambahnya berharap.
Seperti diketahui, TKD Gayam merupakan bagian komitmen enam item sosio ekonomu yang disepakati antara Mobil Cepu Ltd (MCL), SKK Migas, Pemdes Gayam, dan Pemkab Bojonegoro. Hingga saat ini komitmen penyelesaian TKD Gayam masih buntu.
Namun belum lama ini Pemdes Gayam menggelar musdes yang menghasilkan beberapa poin untuk diajukan kesejumlah pihak terkait, salah satunya SKK Migas. (roz)