Kualitas Pendidikan Sekitar Banyuurip Perlu Ditingkatkan

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Banyuurip Peduli Pendidikan (BAPPEKA) menekankan pentingnya kwalitas dan mutu pendidikan yang ada di sekitar ladang migas Banyuurip di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. 

Sekretaris LSM BAPPEKA, Suparno, mengatakan, kalau diperhatikan dari segi infrastruktur, dengan adanya proyek migas Banyuurip yang dioperatori Mobil Cepu Ltd (MCL) bidang pendidikan sudah sangat bagus disbanding sebelumnya. Dia mencantohkan, banyak gedung sekolah di desa sekitar Banyuurip yang sudah bagus dan megah. Yakni, mulai PAUD, TK, RA, SD, MI.

“Kalau kita perhatikan untuk infrastruktur bidang pendidikan intinya sudah bagus, Mas. Tapi kalau kita lihat dari kwalitas mutu pendidikannya belum,” kata Suparno kepada suarabanyuurip.com, Jumat (2/5/2014).

Pria yang juga tokoh masyarakat Desa Gayam, Kecamatan Gayam ini menjelaskan, kurang meningkatnya kwalitas mutu pendidian disekitar Blok Cepu ini bisa dilihat dari hasil ujian nasional (Unas) hingga saat ini belum menunjukkan peningkatan yang membanggakan.

“Kita lihat dari hasil rata-rata unas SD pada tahu 2012, Kecamtan Gayam peringkat 24 dari 28 Kecamatan di Bojonegoro. Sedangkan, di tahu 2013 peringkatnya 17. Bahkan, untuk jenjang SLTP tidak satupun murid murid di wilayah Kecamatan Gayam yang lulus di akademi sampurna yang dibiayai MCL.” jelasnya.

Baca Juga :   Mahasiswa Belajar Jurnalistik Bersama AJI Bojonegoro

Ditambahkan, seharusnya pendidikan yang ada di Kecamtan Gayam mendapatkan peringkat lebih baik dari Kecamatan lain. Karena, guru – guru nya sudah di bekali pelatihan oleh MCL. “Oleh karena itu, saya minta bagi guru pendidik yang telah dibekali pelatihan MCL untuk lebih giat lagi dalam meningkatkan kegiatan belajar mengajar pada siswa. Agar, kedepan lebih baik lagi dalam mendapatkan peristasinya,” sarannya.

“Yang harus kita lakukan yaitu memberikan stimulus kepada anak anak didik mulai SD, SLTP, dan SLTA disekitar ladang migas Banyuurip pada khususnya dan Bojonegoro pada umumnya. Agar selalu rajin belajar dan belajar supaya mereka nantinya bisa menangkap semua peluang yang ada dan bisa bersaing di bidang apapun,” imbuhnya. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *