SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan- Banjir, tampaknya, tak henti melanda Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Setiap beberapa jam turun hujan, luapan air menggenangi ruas jalan protokol kota wingko tersebut.
Seperti di Jalan Gotong Royong. Akibat guyuran hujan, jalan utama yang menghubungkan jembatan babat dengan pasar babat terlihat terlihat tergenang oleh luapan air.
Kondisi tersebut diperparah dengan rusaknya badan jalan. Badan jalan tampak berlubang besar dengan kedalaman sekitar 20 cm. Kondisinya persis seperti kubangan kerbau.
Akibat jalan yang membentuk kubangan kerbau tersebut, kemacetan panjang selalu terjadi di Jalan Gotong Royong. Pengendara motor dan mobil harus berjalan merambat jika tidak ingin terjebur dan jatuh saat melintasi kubangan kerbau tersebut.
Lurah Babat, Wachid dikonfirmasi suarabanyuurip.com mengatakan, pihaknya sudah berulangkali mengusulkan perbaikan jalan gotong royong namun belum ada respon dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan.
“Soal banjir disebabkan karena kapasitas saluran air sudah gak muat. Permukaan jalan lebih rendah dari drainase, sehingga selalu terjadi banjir, “ kata Nur Wachid.
Untuk mengatasi banjir tahunan tersebut menurutnya harus dilakukan peninggian dan pelebaran jalan plus pengerukan drainase. (tok)