SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Â Rapat Paripurna I lanjutan DPRD Kabupaten Bojonegoro berlangsung heboh, setelah beberapa kali lampu mati saat pembacaan Pemandangan Umum (PU) fraksi. Bahkan terdengar suara sirine berbunyi membuat sebagian pegawai Sekretariat DPRD, dan beberapa Anggota DPRD berhamburan ke luar.
“Ini bagaimana kok pada diam, cepat hubungi PLN,” kata Anggota Komisi C, Sudjono Budiono, yang ke luar dari ruang rapat paripurna.
Nampak pula Wakil Ketua DPRD, Syukur Priyanto, dan Sekretaris Komisi C, Nuswantoro, ke luar dari ruangannya masing-masing untuk melihat sumber sirine tersebut.Â
Keributan juga terjadi dari beberapa pegawai Sekretariat Dewan yang  menghubungi Pemadam Kebakaran dan PLN untuk segera mengecek korsleting listrik, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Meskipun dalam keadaan gelap gulita Bupati Bojonegoro Suyoto, dan sebagian Anggota Dewan tetap melanjutkan rapat paripurna sampai selesai meskipun banyak yang takut dan gelisah.
“Ya takut saya, kalau meledak bagaimana. Tapi bupatinya di dalam masa saya ke luar,” kata Anggota Komisi D, Mitroatin, usai acara.
Bupati Suyoto mengaku, adanya bunyi sirine panjang tersebut menandakan semua orang harus meninggalkan tempat. Akan tetapi karena secara naluri tidak akan terjadi apa-apa sehingga meminta peserta rapat untuk tenang, dan tetap melanjutkan rapat sampai selesai.
“Kalau penyebabnya jangan tanya saya, tanya saja yang mengecek kenapa bisa sampai begitu,” ujarnya. (rien)