SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – DPRD Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyayangkan terjadinya permasalahan antara warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Bojonegoro dengan operator Lapangan Sukowati Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ).
Untuk itu lembaga wakil rakyat Bojonegoro tersebut, berencana akan menerjunkan tim untuk melakukan peninjauan lapangan, sekaligus klarifikasi permasalahan yang terkait program CSR dari operator Sukowati.
“Kami belum mengetahui permasalahan sebenarnya, tapi akan mengirimkan tim dari Dewan untuk mengecek ke lapangan,” tegas Ketua DPRD, Sigit Kusharianto, saat dikonfirmasi permasalahan yang terjadi di Desa Ngampel tersebut, Selasa (6/5/2014).
Dia mengungkapkan, pihaknya berkewajiban untuk menjembatani, dan memberikan solusi jika terjadi permasalahan antara operator Migas dengan masyarakat.
“Intinya kami mendukung kegiatan industri Migas di Bojonegoro, kalau bisa jangan sampai masyarakat bersikap anarkis atau menghambat proyek negara,” tukasnya.
Politisi dari Partai Golkar Bojonegoro ini menambahkan, permasalahan yang terjadi harus diselesaikan melalui musyawarah, dan dengan kepala dingin. Apabila dapat diselesaikan di tingkat desa akan lebih baik lagi.
“Kami siap menjadi perantara antara warga dengan operator,” imbuhnya.(rien)