SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Keberadaan Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPSS) yang berada di jantung Kota Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah dikeluhkan warga setempat. Selain menimbulkan bau tak sedap TPSS di tengah Taman Seribu Lampu ini, Â mengganggu pemandangan. Â
Seorang warga Cepu, Sugiyono, menyatakan, keberadaan sampah yang terkadang sampai menggunung ketika diterpa hujan deras akan menimbulkan bau tak sedap. Bila terbawa angin akan menjalar kemana-mana.
Sebelumnya penampungan sampah sementara ditaruh di seputaran lokasi Tukbuntung itu juga mendapat komplain dari beberapa warga sekitar. Penyebabnya sama; bau tak sedap dan tak enak dipandang mata.
“Yang diperlukan itu solusinya. Bisa jadi petugas kebersihan harus segera mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah yang ada di Lingkungan Jambe, Tambakromo. Jadi jangan sampai kondisi sampah menggunung. Dan itu harus diangkut semua sampah di penampungan sementara tersebut,” ujarnya, Rabu (7/5/2014).
Penyebab yang lain, tambah Sugiyono, sebetulnya di lokasi penampungan sampah sementara itu ada dua gerobak besar sebelum diangkut kendaraan ke TPA Sampah. Namun, karena terkadang warga yang membuang sampah rumahan dilempar begitu saja, sehingga tidak sampai masuk gerobak.
“Kesadaran masyarakat untuk menaruh sampah di dalam gerobak itu juga penting. Karena namanya sampah rumahan kalau dibiarkan berserakan akan mengundang kedatangan lalat yang beterbangan bebas,” imbuhnya. (ali)