SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Perusahaan kilang mini PT.Tri Wahana Universal (TWU), akan membikin jalur pipa baru yang menghubungkan sumur minyak Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di wilayah Kecamatan Gayam ke lokasi kilang mini di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
“Iya pipa ini milik TWU, baru mulai dilakukan penggalian sekitar satu minggu lalu, tetapi berapa ukurannya saya tidak tahu,” kata Gianto, salah satu warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (7/5/2014), ditemui di depan lokasi Gas Oil Separation Plan (GOSP).
Dia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima, PT.TWU tidak lagi akan mengambil minyak dari lokasi Early Production Facility (EPF) yang ada di GOSP Banyuurp.
Namun langsung dari salah satu sumur di Lapangan Banyuurip.
“Apalagi kabarnya kontrak GOSP dengan PT.Eksteran akan habis,” imbuh Gianto.
Dihubungi terpisah, Humas PT.TWU Wendrayadi, mengungkapkan jika pihaknya akan memasang pipa tambahan menuju titik serah yang baru. Titik serah yang dimaksudkan, kata dia, merupakan lokasi EPF.Â
“Iya nanti memang ada perubahan titik serah, namun saat ini belum ada perubahan,”terangnya.
Diberitakan suarabanyuurip.com sebelumnya, saat ini PT. TWU telah mengelola sekitar 12,3 ribu barel per hari (Bph) minyak mentah yang berasal dari jumlah produksi Lapangan Banyuurip. Sedangkan jumlah produksi Banyuurip, saat ini masih berada dikisaran 28- 29 bph dan dikelola GOSP atau EPF.(roz)