SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Operator Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL), diminta melakukan penyuluhan kesehatan kepada warga sekitar proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Hal itu diungkapkan Ketua Masyarakat Sekitar Tambang Peduli Minyak (MSTPM), Parmo. Menurutnya, ada indikator penyebaran virus HIV dan penyakit AIDS di daerah sekitar Gayam, lantaran banyaknya pendatang dari luar daerah yang ditenggarai melakukan penyimpangan sosial.
“Tidak sedikit yang melakukan perselingkuhan, dan prostitusi terselubung,” tudingnya kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (10/8/2014).
Dia menyampaikan, permintaannya merupakan bentuk usulan untuk langkah antisipasi sekaligus pembuktian. Jika benar adanya maka kondisi masyarakat sekitar proyek Lapangan Banyuurip cukup memprihatinkan. Mereka menanggung dampak sosial akibat adanya proyek.
“Sehingga program tanggung jawabnya tidak hanya pencitraan saja, namun harus tepat sasaran,” kritiknya.
Lebih lanjut, Parmo menegaskan, sejauh ini program tanggung jawab sosial yang dilakukan operator juga dirasa belum mengena. “Yang saya keluhkan, sejak adanya eksplorasi hingga eksploitasi tidak banyak perubahan masyarakat menjadi lebih baik,” tuturnya. (roz)