SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Setelah lama menunggu akhirnya pengeboran sumur air untuk pertanian dari operator Sumur Sumber, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) mulai dikerjakan.
Diketahui, sebagai ganti produksi pertanian karena pemakaian lahan untuk sumur gas Sumber di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Tuban, Jawa Timur. Operator harus memberikan bantuan sejumlah sumur air untuk pertanian di sejumlah desa di Kecamatan Merakurak.
Saat ini sub kontraktor JOB PPEJ yang mengerjakan sumur pertanian, PT Pancaran, tengah melakukan pengerjaan pengeboran di Desa Sugihan, Kecamatan Merakurak, Tuban.
“Sudah satu bulan ini kami kerjakan di sini,†kata Anto, salah satu petugas dari PT Pancaran, ketika ditemui Suarabanyuurip.com, di dekat titik pengeboran Desa Sugihan, Senin (12/5/2014).
Anto mengatakan, kalau mereka harus melakukan pengeboran sedalam 150 meter ke bawah tanah untuk mendapatkan air. Setelah sebelumnya melakukan mobilisasi peralatan, dan juga menyiapkan mesin bor.
“Itu yang dilakukan sebelum melakukan pengeboran sedalam 150 meter,†terang Anto.
Kendati demikian, pihaknya belum mengetahui berapa kubik air yang bisa dihasilkan dari sumur yang mereka bor. Karena, masih ada beberapa tahap lagi yang perlu dilakukan. Diantaranya adalah pembersihan lubang, pengetesan, dan terakhir baru membuat konstruksi permanen.
“Setelah dites baru tahu, berapa kubik air yang mampu disedot nanti,†kata Anto.
Pengeboran sumur air yang dilakukan JOB PPEJ, rencananya akan dilakukan juga di desa lain. Selain di Desa Sugihan, juga akan dilakukan di Desa Senori dan Desa Sembungrejo, keduanya berada di Kecamatan Merakurak. (edp)