SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Setelah sebelumnya dikeluhkan warga jalan menuju lokasi ladang gas Jambaran dan sumur Migas Alas Tua Barat (ATW) sepanjang sekira 500 meter, tahun ini direncanakan bakal dibangun dengan paving sharing Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa-Timur.
Informasi yang diperoleh menyebut, pembangunan jalan tak hanya sisa dari pembangunan jalan sebelumnya tersebut. Namun, pembangunan infrastruktur jalan juga akan dilakukan di wilayah Desa Sendangharjo untuk tahun 2015 sepanjang sekira 1,5 kilo meter. Dengan sumber dana dari Pagu Indikatif Kecamatan (PIK) tahun 2015.
“Rencananya, sisa jalan yang juga poros Desa Bandungrejo – Ngasem belum terbangun sepanjang 500 meter itu akan dibangun tahun ini. Dengan sumber dana sharing Desa Bandungrejo, Mas,” kata Kepala Sesi Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kasi-PMD), Kecamatan Ngasem, Budi Sukisna, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (12/05/2014).
Tak hanya pembangunan jalan 500 meter itu saja, kata Budi Sukisna, juga direncanakan pembangunan jalan di wilayah Desa Bandungrejo sepanjang sekira 1,5 kilo meter. Dengan sumber dana dari PIK.
“Rencana pembangunan jalan sekira 1,5 kilo meter ini sesuai hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2014 untuk PIK tahun 2015. Artinya, pengusulan tahun 2014 untuk pelaksanaan di tahun 2015,” jelasnya.
“Semoga setelah rencana ini terwujud arus lalu-lintas menuju sumur gas Jambaran menjadi lancar,” imbuhnya.
Sekedar diketahui, jalan poros Desa Bandungrejo – Ngasem yang juga jalan utama menuju sumur gas Jambaran – ATW, Blok Cepu sepanjang sekira 3 kilo meter itu yang 800 meter sudah dibangun oleh PU pada 2013-2014. Sedangkan, yang 500 meter yang dikeluhkan warga akan dibangun pada tahun ini. Selain menuju ATW, sumur gas Jambaran itu juga akan di unitisasi dengan sumur Tiung Biru (TBR) di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro yan akan dioperatori adalah Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu. (sam)