SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Lamongan, Jawa Timur, beberapa hari ini resah menunggu petugas dari PT UV Rheinland mitra kerja Pertamina.
Data yang diperoleh Suarabanyuurip.com menyebutkan, PT UV Rheinland bertugas mengaudit SPBU yang mengantongi lisensi Pasti Pas. Petugas datang dengan cara inspeksi mendadak (Sidak) tidak pasti harinya.
“Sejak tiga hari ini kami menunggu kedatangan tim audit dari PT UV Rheinland yang akan melakukan Sidak. Tapi hari ini belum juga datang,“ kata pengawas SPBU Plaosan,  Kenthus, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (12/5/2014).
Di SPBU paling ramai di jalan Babat-Lamongan tersebut terdapat dua petugas pengawas. Mereka bekerja secara ship setiap hari satu orang. Namun, menjelang pemeriksaan dari petugas audit keduanya beberapa hari ini keduanya stand by terus di SPBU.
Kegiatan auditing dilakukan dengan memeriksa kebersihan, pelayanan, pembukuan, dan kesiapan operator SPBU dalam melayani konsumen. “Sesuai dengan standar SPBU Pasti Pas, operator harus selalu menerapkan 3S yaitu; Senyum, Salam, dan Sapa,“ terang Kenthus.
Ada tiga katagori SPBU Pasti Pas. Yaitu Pasti Pas biasa, Pasti Pas silver, dan Pasti Pas gold. Untuk SPBU Pasti Pas biasa merupakan SPBU kecil yang tidak memiliki kelengkapan penunjang seperti kamar kecil dan musholla. Sedang SPBU Pasti Pas silver katagori SPBU menengah telah dilengkapi dengan kamar kecil dan musholla. SPBU Pasti Pas Gold, sarana pendukungnya lebih komplet dan memadai yaitu memiliki kamar kecil, musholla, mini market dan ATM.
Sesuai dengan jenis SPBU pasti tersebut, audit yang dilakukan setiap SPBU juga berbeda waktunya. Untuk SPBU Pasti Pas biasa, audit dilakukan setiap bulan sekali. Untuk SPBU Pasti Pas silver, audit dilakukan dua bulan sekali, dan SPBU Pasti Pas gold selama 6 bulan sekali.
“Jika saat audit SPBU Pasti Pas Silver ternyata tidak memenuhi kelayakan penilaian, maka statusnya akan turun menjadi SPBU Pasti Pas biasa. Pemeriksaaan dilakukan satu bulan sekali. Selama 3 bulan berturut-turut jika penilaiannya dianggap baik, maka statusnya akan dikembalikan ke silver,† terang Ridwan. (tok)