Kades : Kita Sudah Tempuh Kekeluargaan

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Kepala Desa (Kades) Mlangi, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, M Kusnan, menyebut, kalau sudah pernah beberapa kali menempuh jalur kekeluargaan sebelum melaporkan beberapa orang warganya ke Polres Tuban.

Laporan tersebut, karena dugaan adanya sejumlah orang yang telah menyerobot Tanah Kas Desa (TKD) setempat. Tetapi orang yang dilaporkan Kades mengatakan tanah itu bukan TKD tetapi tanah milik negara.

“Kita sudah pernah beberapa kali menempuh jalan kekeluargaan dan mediasi, tapi mereka (warga yang protes) justru meminta ditempuh jalur hukum,” kata Kusnan, menanggapi aksi demonstrasi yang dilakukan warga, melalui ponselnya, Selasa (13/5/2014).

Dia menceritakan, kalau pihak yang awalnya menggugat mengenai permasalahan tersebut, adalah sejumlah warga yang saat ini meminta P21 dari Polres Tuban tidak dilimpahkan ke Kejaksaan. Kelompok warga tersebut langsung melaporkan permasalahan tanah ini ke Polda Jawa Timur.

Menurut Kusnan, nyaris terjadi pertumpahan darah antarkelompok warga. Hal ini menyusul adanya lelang tanah tersebut, dan hasilnya dimasukkan ke dalam kas desa.

Baca Juga :   Polres Blora Perketat Penjagaan Keamanan Gereja

“Kemudian saya meminta bantuan Polres Tuban untuk mediasi permasalahan ini, sebelum semuanya berlarut,” jelas Kusnan.

Beberapa kali melakukan mediasi, pihak yang melakukan protes tetap bersikukuh melanjutkan permasalahan ini ke jalur hukum. Hal itulah yang membuat dirinya melaporkan sekitar 30 warga ke petugas kepolisian.

“Ya sudah, kita ikuti saja kalau mau jalur hukum daripada masalah ini berlarut dan menimbulkan konflik di tengah warga,” katanya. “Saya serahkan semuanya kepada penegak hukum,” tegas Kusnan.

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *