Warga Tak Persoalkan Pengurangan Naker

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Kabar rencana pegurangan tenaga kerja (Naker) proyek Banyuurip, Blok Cepu tak membuat warga sekitar ladang migas yang dioperatori Mobil Cepu Ltd (MCL) berkecil hati. Pasalnya, mereka menilai masih banyak peluang kerja lain yang bisa dilakukan warga di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur.

“Kalau memang yang dikerjakan sudah berkurang mau apa lagi. Ada pengurangan naker bagi saya tidak menjadi soal. Terpenting pengurangannya dilakukan dengan mekanisme yang benar,” kata Umar, warga Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam kepada suarabanyuurip.com, Rabu (14/05/2014)

Meski sebenarnya menambah pengangguran, lanjut Umar, masih banyak peluang bagi warga untuk menciptakan peluang kerja. Semisal bertani, beternak dan lain sebagainya.

“Jika orangnya tidak ada ketergantungan, masih banyak peluang kerja yang bisa dilakukan warga, Pak. Tetapi kalau warga itu pemikirannya cuman tergantung proyek ya saya tidak tau akan seperti apa mereka kedepannya,” ujar pria yang bekerja di lokasi Proyek Engineering Procurement and Construction (EPC)-5 yang dikerjakan oleh PT Rekind-HK tersebut.

Baca Juga :   Proyek EPC-5 Mulai Gelar Tanah Urukan

“Kalau memang yang dikerjakan sudah berkurang  maklumlah ada pengurangan, Mas. Tetapi, saya berharap orang luar daerah dulu lah yang di kurangi. Sedangkan Naker dari warga sekitar jangan dulu,” sambung Manis warga Desa Bonorejo lain. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *