SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pemerintah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengaku merasa lega bisa memfasilitasi pertemuan antara kontraktor Engineering Procurement and Construction (EPC)-1 dan 5 Banyuurip denga nkepala desa (Kades) di wilayah Kecamatan Gayam untuk membahas masalah menjelang rampungnya proyek konstruksi.
“Saya lega sudah bisa mempertemukan mereka. Karena ini masalah sensitif yang perlu dibahas segera secara bersama-sama,†ujar Camat Gayam, Hartono kepada suarabanyuurip.com seusai pertemuan yang digelar di ruang pertemuan Kantor Kecamatan Gayam, Rabu (14/05/2014) kemarin.
Dia menjelaskan, ada beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan itu. Â Diantaranya masalah pengurangan tenaga kerja (Naker) dan peningkatan program pemberdayaan warga di bidang ekonomi, serta pembangunan infrastruktur desa sekitar ladang migas Banyuurip.
“Semoga dengan dilaksanakan rapat koordinasi ini dapat memberikan pencerahan yang baik antara pemerintah desa, MCL dan kontraktor untuk pelaksanaan kedepannya. Minimal, Kades bisa memberikan penjelasan kepada warganya tentang akan berakhirnya proyek EPC ini,” ujar Hantono, menjelaskan.
Mantan Camat Purwosari itu menyarankan, agar MCL dan kontraktor EPC untuk segera melanjutkan koordinasi dengan masing-masing pemdes di wilayah Gayam. Tujuannya untuk membahas program peningkatan ekonomi yang sesuai dengan potensi desa dan sekaligus pemasarannya.
“Agar warga tetap mempunyai kegiatan ketika sudah tidak menjadi naker proyek,” pesan Hartono. (sam)