SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku kecewa dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) karena mangkir dari hearing (rapat dengar pendapat) yang sudah di jadwalkan, Jumat (16/5//2014).
Sekretaris Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri, mengungkapkan, agenda hearing dengan PT BBS sudah dijadwalkan melalui badan musyawarah (Banmus) dan undangan yang dikirimkan adalah resmi. Akan tetapi, tidak ada konfirmasi sama sekali dari PT BBS tentang ketidakhadirannya hari ini.
“Padahal banyak sekali yang perlu kita bahas dengan PT BBS, baik mengenai perkembangan proyek gas flare maupun target pendaat asli daerah,” tegas Lasuri kepada suarabanyuurip.com
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengaku, jadwal hearing dengan PT BBS adalah hal yang sangat penting. Karena, hampir tiga tahun lamanya belum ada kegiatan apapun mengenai pembangunan fasilitas pengolahan gas flare dari Lapangan Sukowati yang di operatori Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ).
“Kita akan menjadwalkan ulang, bagaimanapun juga kami harus bertemu dengan PT BBS untuk membicarakan hal tersebut,” tandas dia.
Sementara itu, anggota Komisi B lainnya, M Fauzan, menyatakan sikap dari PT BBS itu tidak menunjukkan itikad baik. Karena sudah jelas terlihat, PT BBS mengabaikan PAD yang telah ditargetkan sebelumnya.
“Ada sekitar Rp 4 miliar lebih dana yang digelontorkan kepada mereka, kalau gas flare saja tidak mampu melaksanakan bagaimana bisnis lainnya,” ujar Fauzan mengaku jengkel.
Terpisah, Direktur PT BBS, Deddy Afidick, belum memberikan klarifikasinya mengenai alasanya tidak memenuhi panggilan DPRD Bojonegoro.
Pantauan di lapangan, hingga saat ini belum ada aktifitas di lokasi proyek gas flare di Dusun Plosolanang, Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro. Tanah seluas sekira empat hektar itu hanya diurug padel. Warga setempat sempat memasang poster besar dilokasi proyek tersebut karena hampir dua tahun tak juga dikerjakan.(rien)