13 K3S Masuk Kategori Hitam

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat sebagian besar perusahaan migas nasional yang merupakan pemain baru terkendala masalah finansial untuk menjalankan eksplorasi.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Humas SKK Migas, Handoyo Budi Santoso. Menurut dia, ada beberapa factor yang menjadi penghambat kegiatan eksplorasi di Indonesia. Diantaranya kondisi finansial beberapa perusahaan yang tidak begitu bagus. Perusahaan-perusahaan itu akhirnya harus menunggu mitra sebelum akhirnya mulai pemboran sumur.

“Sekarang ini, sayangnya, kebayakan ada masalah finansial ini mencapai sekitar 60 persen, tapi sebenarnya mereka komiten,” katanya.

Selain masalah finansial, lanjut Handoyo, kegiatan eksplorasi juga terkendala oleh masalah pembebasan lahan dan perizinan. Akibat kendala itu, ada beberapa jumlah kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang tercatat belum memenuhi komitmen eksplorasinya.

Tahun ini, kata Handoyo, ada sebanyak 13 KKKS masih termasuk dalam kategori hitam, yakni baru menjalankan studi geologi dan geofisika (G&G).

“Bahkan belum melakukan kegiatan apapun selain itu,” pungkasnya.(rien)

Baca Juga :   Sumur Berbau Solar Belum Dicek

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *