Pekerja TBR Tak Persoalkan Upah Beda

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Tenaga kerja (Naker) proyek sumur Tiung Biru (TBR) yang dioperatori Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) Aset 4 di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur tak mempersoalkan perbedaan upah yang mereka terima selama ini.

“Bagi saya tidak masalah ada perbedaan gaji, Mas. Karena, kerjanya juga beda. Semisal, security dengan naker operasi sumur TBR pastinya juga tidak sama. Karena, bagian operasi membutuhkan keahlihan yang sudah bersertifikat dari migas juga,” ungkap Garwono, warga Desa Malingmati yang bekerja sebagai security TBR kepada suarabanyuurip.com, jumat (16/05/2014).

Dia menjelaskan, gaji pokok yang dia terima sekira Rp1.100.000 setiap bulannya. Kemudian, ditambah dengan uang makan dan lain sebagainya senilai Rp200.000.

“Gaji diterimakan per bulan, Mas. Kerena ada tambahan Rp200.000, jadi total gaji keseluruhan yang saya terima sebulannya adalah Rp1.300.000,” kata Garwono.

Berbeda lagi dengan Kastur.  Warga Desa Kalisumber yang bekerja sebagai tenaga operasi sumur TBR mengaku, setiap bulannya menerima gaji pokok senilai Rp 1.200.000. Namun, dengan ditambah untuk gaji lain-lain seperti uang makan dan lembur per bulannya menerima gaji sebesar sekira Rp3 juta.

Baca Juga :   Mantan Direksi Pertamina Bersedia jadi Saksi Ahli DBH Migas Blok Cepu

“Alhamdulillah, setiap bulannya saya menerima gaji sebesar tiga juta rupiah, Mas,” ungkap Kastur yang juga tokoh masyarakat Desa Kalisumber tersebut.

Sementara itu, Humas Pertamina EP Asset 4, Aulia Arbiani, sedang berupaya dikonfirmasi untuk mamstikan perbedaan gaji pekerja di sumur TBR.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *