SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Asset 4, operator sumur minyak Tiung Biru (TBR) di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur telah menempatkan tenaga flagman (manusia bendera) di sejumlah titik rawan di jalan sekitar lokasi pemboran, Sabtu (3/5/2014) lalu.
Sejumlah titik rawan itu diantaranya pintu masuk lokasi TBR-A, perempatan yang menuju lokasi TBR-B dan C, SDN 1 Kalisumber, SDN II Kalisumber dan TK Dharma Wanita Kalisumber. Tujuan penempatan flagman itu adalah untuk membantu mengatur lalu lintas di sepanjang jalan menuju pemboran agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas.
“Sudah dua minggu lalu flagman-flagman itu berjaga,†kata Prapto, tokoh masyarakat Desa Kalisumber kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (17/5/2014).
Warga menyambut baik langkah yang dilakukan Pertamina Asset 4 yang sudah menempatkan flgman di jalan poros Kecamatan Purwosari menuju Kecamatan Tambakrejo. Karena dengan adanya pemboran TBR lalu lintas semakin padat salah satunya banyaknya kendaraan proyek yang lalu lalang di sepanjang jalan tersebut.
“Apalagi yang dilibatkan sebagai flagman adalah warga sekitar. Untuk warga Kalisumber yang direkrut menjadi flagmen sebanyak 5 orang. Kalau untuk desa lain saya kurang tahu,” ujar Prapto, menjelaskan.
Dikonfirmasi terpisah, Humas PEP Aset 4, Aulia Arbiani terkait dengan kejelasan penempatan Flagmen tersebut hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban.
Sesuai data yang pernah diberikan PEP Aset 4 kepada suarabanyuurip.com beberapa waktu lalu, flagman tersebut masuk dalam kontrak dengan kelompok masyarakat (pokmas). Dengan jumlah 7 flagmen. Rinciannya, 3 orang dari warga Kalisumber, dan 4 orang sisanya pokmas yang mengatur. Sedangkan, Flagman-Flagmen itu menjadi tanggungjawab transportir roadtank. (sam)