SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Potensi penyimpangan sosial di sekitar lokasi proyek Migas Lapangan Banyuurip, Blok Cepu yang berpusat di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur disinyalir telah ada sebagai bentuk dampak sosial.
“Jelas ada hal-hal seperti itu,” kata Camat Gayam, Hartono kepada Suarabanyuurip.com Senin (19/5/2014).
Menurut dia, penyimpangan sosial seperti dalam bentuk prostitusi terselubung, perselingkuhan yang melibatkan warga sekitar dengan para pendatang di desa sekitar proyek ditenggarai memang banyak terjadi. Hanya saja persoalan tersebut sulit untuk dibuktikan.
“Membuktikannya yang susah,” tuturnya.
Hartono menambahkan, faktor materi diduga menjadi faktor terjadinya penyimpangan tersebut.
Sebelumnya, Ketua LSM Masyarakat Sekitar Tambang Peduli Minyak (MSTPM), Parmo mengungkapkan, jika pihaknya meminta agar ada penyuluhan kesehatan di wilayah Gayam. Dia menenggarai banyak terjadi penyimpangan sosial dalam bentuk prostitusi terselubung dan perselingkuhan yang dikhawatirkan akan menularkan virus HIV/AIDS. (roz)