Jumlah Naker Proyek EPC Masih Stagnan

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Meskipun pekerjaan di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu yang dioperatori Mobil Cepu Ltd (MCL) segera berakhir, namun Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial (Disnakertransos) Bojonegoro, Jawa Timur mengaku belum ada pengurangan tenaga kerja (Naker) secara signifikan.

Kepala Bidang Pelatihan dan Tenaga Kerja, Disnakertransos Bojonegoro, Joko Susanto, mengatakan, masing-masing kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC) 1 dan 5 Lapangan Banyuurip, dalam laporannya jumlah tenaga kerja masih stagnan. 

“Kalau dari kontraktor EPC 1 PT Tripatra, Naker yang dilaporkan masih tetap yaitu 6.000 orang, sementara dari kontraktor EPC 5 PT Rekind-HK sebanyak 1.093 orang,” tukasnya.

Dia menyebutkan, hingga saat ini belum ada laporan mengenai pengurangan tenaga kerja dari masing-masing kontraktor. Meskipun ada, jumlahnya hanya sedikit dan dilakukan bertahap sesuai kontrak pekerjaan yang disepakati dari awal.

“Saya kira tidak ada pemutusan tenaga kerja secara sepihak dari mereka,” sergahnya.

Joko mengaku, Disnakertransos belum memiliki antisipasi adanya pengurangan tenaga kerja saat Blok Cepu berakhir. Hanya saja, berbagai upaya agar tidak ada pengangguran sudah dilakukan mulai sekarang salah satunya menyelenggaran job fair atau bekerjasama dengan beberapa perusahaan.

Baca Juga :   Pengemudi Bus Bantah Ada Pemotongan Insentif

“Jadi masing-masing perusahaan tinggal mengajukan persyaratan, dan kami menyediakan tenaga kerja yang dibutuhkan. Apakah cocok tergantung masing-masing pihak nantinya,” tegas Joko. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *