SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Petugas Satpol PP Lamongan, Jawa Timur mengamankan seorang anak stress saat menggelar operasi rutin, Rabu (21/5/2014).
“Anak tersebut terlihat linglung. Saat dibawa petugas dirinya manut saja, “ kata Kabid Operasi dan Pengamanan Satpol PP Lamongan, Alfian Helmy, kepada SuaraBanyuurip.com.
Dari hasil integrosi petugas, anak tersebut bernama Riski (16). Logat bicaranya seperti orang Jakarta. Dia mengaku berasal dari Bekasi.
Walau petugas sulit mengajak berkomunikasi, Riski mengaku jika sebelum tiba di Lamongan dirinya diajak pergi ke Bali oleh ibu tirinya. Namun entah mengapa dirinya ditinggal begitu saja oleh ibu tirinya.
“Menurut versi si Riski, dirinya sengaja dibuang oleh ibu tirinya, “ terang Helmy.
Entah bagaimana ceritanya Risky akhirnya bisa ‘terdampar’ di Lamongan. Petugas kemudian membawa Riski ke Kantor Sosnakertrans. Namun setiba di kantor tersebut, tiba-tiba tubuh Riski kejang-kejang. Dari mulutnya ke luar lendir dan busa putih layaknya penderita epilepsi.
“Riski ternyata menderita penyakit ayan. Saat penyakitnya kambuh tersebut, kami segera membawanya ke RSUD Soegiri,“ tandas Helmy. (tok)