SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Geliat Industrialisasi minyak dan gas bumi (Migas) yang makin berkembang di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tentu menjadikan tolak ukur pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat lokal. Salah satu dampaknya adalah kesiapan seluruh masyarakat Bojonegoro untuk naik kelas dalam semua bidang mulai dari pemerintahan, pembangunan, maupun iklim investasi, dan dunia usaha.
“Tidak lupa bagi pelaku usaha kecil, menengah, dan makro yang harus siap naik kelas,” kata Bupati Bojonegoro, Suyoto dalam acara Temu Mitra dalam rangka peningkatan promosi dan kerjasama investasi melalui pengembangan wisata kuliner dan ekonomi kreatif, Kamis (22/5/2014).Â
Bupati Suyoto, mengungkapkan, agro belimbing di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, dulunya dikembangkan oleh segelintir orang dengan hasil yang stganan. Akan tetapi, Â seiring dengan sentuhan teknologi akhirnya dikenal khalayak ramai.Â
“Naiknya pamor agro wisata belimbing Ngringinrejo ini tidak lepas dari kunjungan beberapa tamu penting dari luar Bojonegoro baik dalam maupun luar negeri,” imbuhnya.
Berkaca dari agro wisata belimbing ini, maka Suyoto mengajak, para pelaku usaha baik kuliner maupun lainnya hendaknya siap memanfaatkan jaringan teknologi maupun konektivitas.
“Naik kelas menjadi pilihan yang tidak bisa ditolak lagi oleh pelaku usaha di Bojonegoro. Oleh karenanya kini para pengelola rumah makan dan warung harus benar-benar siap untuk naik kelas,†pungkas dia.(rien)