SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sekitar delapan siswa dari salah satu Madrasah ALiah (MA) di Tuban, Jawa Timur yang tidak lulus Ujian Nasional (Unas) Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), harus bersabar menunggu selama satu tahun untuk mengikuti ujian susulan.
Sesuai aturan ujian susulan hanya diberikan kepada siswa yang berhalangan mengikuti Unas kemarin. Sementara kedelapan siswa tersebut, tidak lulus karena nilai dari hasil ujian yang tidak sampai di ambang batas minimum yang ditentukan.
“Kalau mau ikut Unas lagi tahun depan, ya harus menempuh pendidikan selama satu tahun lagi seperti siswa lain (adik kelas-nya-Red),†kata Kepala Seksi Madrasah dan Pendidikan Agama (Mapenda) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban, Muhlisin Mufa, Jumat (23/5/2014).
Sementara untuk ikut dalam ujian kesetaraan, atau Paket C, siswa tersebut harus rela menunggu ujian lagi pada tahun 2015 mendatang. Hal ini dikarenakan ujian paket C pada tahun ini sudah dilangsungkan dan bersamaan dengan Unas kemarin.
“Kalau mau ikut Paket C juga harus menunggu pada tahun depan,†terang Mufa.
Untuk itu dia mengharapkan kepada siswa yang tidak lulus dalam Unas tahun ini, supaya mau bersabar dan terus belajar. Baik itu dengan cara menempuh kembali dan mengulang pendidikan selama satu tahun lagi, ataupun dengan menunggu ujian Paket C yang digelar pada tahun depan. (edp)