Tuban Kekurangan Tenaga Pengawas Pekerja

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur, mengaku kekurangan tenaga pengawas di bidang ketenagakerjaan.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Nur Jannah, menyebut, kalau kekurangan tenaga pengawas di bidang ini merupakan salah satu problema yang dihadapi Pemkab Tuban.

“Masalah dan kendala utama yang kita hadapi adalah kurangnya tenaga pengawas ketenagakerjaan,” jelas Nurjannah kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (23/5/2014).

Dia mengatakan, kalau saat ini di Kabupaten Tuban baru ada 2 petugas pengawas. Jumlah pengawas tentunya sangat tidak sebanding dengan jumlah tenaga kerja yang ada di bumi Ranggalawe ini.

“Tenaga pengawas yang ada di Kabupaten hanya dua orang, tidak sebanding dengan jumlah pekerja dan perusahaan di Tuban,” kata Nur Jannah.

Data di Dinsosnakertrans, perusahaan yang berada di Kabupaten Tuban mencapai 631 perusahaan. Dengan jumlah tenaga kerja yang terdaftar adalah 35.827 orang.

“Perusahaannya 631, nakernya 35.827 orang,” kata Nur Jannah menjelaskan.

Hal ini, dapat menjadi pemicu permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan ketenagakerjaan. Termasuk lemahnya pengawasan yang semestinya dilakukan Pemkab terhadap perusahaan dalam memperlakukan tenaga kerja mereka. (edp)

Baca Juga :   Kemarau 2019 Diprediksi Lebih Panjang

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *