Stikes ICSADA Kembali Gelar BTCLS

SuaraBanyuurip.comWinarto

Bojonegoro – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKES ICSADA) menggelar pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS). Kegiatan yang berlangsung mulai Selasa (27/5/2014) hingga Sabtu (31/5/2014) mendatang, pukul 08.00 WIB hingga selesai ini merupakan yang kedua kalinya.

Penanggungjawab Departemen Gawat Darurat, STIKES ICSADA, Ns. Maslichah mengatakan, jika standard KPS (Kompetensi dan Kualifikasi Staff) yang mensyaratkan bahwa setiap tenaga yang bekerja di rumah sakit harus memiliki kompetensi BTCLS menjadi solusi untuk mencetak tenaga keperawatan yang handal.

“Komitmen STIKES ICSADA untuk turut serta menyiapkan tenaga kesehatan yang standar membuat pelatihan BTCLS yang kedua ini digelar,” katanya.

Kali ini, Kampus Ungu, sebutan akrab lembaga pendidikan di Jalan dr Wahidin, di Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur itu bekerjasama dengan lembaga yang mempunyai hak paten penyelenggaraan, yakni Gawat Darurat Medik Indonesia (GDMI) dan terakreditasi serta ditunjuk oleh Kemenkes. Bukan hanya itu saja, satu pemateri berasal dari RS Jantung Harapan Kita Jakarta.

Baca Juga :   Kayu Mirip Mbah Balok Kembali Ditemukan di Bengawan Solo

“Tahap dua ini ada 37 peserta, dari mahasiswa Kampus Ungu dan luar. Antusias peserta sangat bagus, apalagi pemateri yang menyampaikan sesuai kompetensinya,” tegas Bu Licha, panggilan akrabnya.

Berbagai materi diberikan saat pelatihan BTCLS, mulai Initial Assessment, Airway & Breahing Management, Bantuan Hidup Dasar (BHD), Interprestasi EKG, dan keilmuan lain yang berhubungan langsung dengan kegawatdaruratan. Instruktur yang terlatih dan mempunyai jam terbang tinggi dari GDMI memberikan jaminan atas pelayanan dan standarisasi tinggi. Termasuk untuk tenaga kesehatan yang ingin berkarya di dunia industri minyak dan gas bumi (Migas).

“BTCLS pertama kita selenggarakan pada 18 Maret 2014 dan yang kedua mulai hari ini,” terang lajang asal Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Bojonegoro itu.

Sementara itu Ketua STIKES ICSADA, Hasan Bisri bersyukur BTCLS tahap dua bisa terselenggara dengan baik. Komitmen Kampus Ungu untuk terus menyiapkan tenaga kesehatan terstandarisasi membuat pelatihan serupa akan dilakukan secara berkelanjutan. “Kita telan menjalin kerjasama dengan lembaga yang kompeten di bidangnya,” lanjut pria yang juga Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Bojonegoro (ASPERTIB) itu. (win)

Baca Juga :   Kejari Bojonegoro Gelar Upacara Pergantian Pejabat Baru

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *