SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Berbagai cara dilakukan warga sekitar ladang migas Blok Cepu untuk memperoleh dana sumbangan Masjid. Salah satunya adalah turun ke jalan untuk menggalang sumbangan dana dari mobil proyek yang melintas jalan desa mereka.
Seperti yang dilakukan Warga Desa Brabowan, Kecamatan Gayam, dan Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Mereka turun ke jalan desa setempat menggalang pengumpulan dana sumbangan untuk pembangunan Masjid sejak Jum’at (23/5/2014) lalu.
Dari pantauan, beberapa warga berdiri dipinggir jalan sambil membawa kardus yang ditulisi sumbangan untuk Masjid. Kardus itu disodorkan saat ada mobil proyek melintas di jalan.
Sugito, warga Desa Brabowan, Kecamatan Gayam, mengataan, warga meminta sumbangan kepada mobil proyek yang melitasi jalan desa Brabowan lantaran 100 lebih proposal bantuan yang dikirim kepada mainkontraktor, subkonntraktor, kontraktor pelaksana proyek Egineering Procuremen and Construktion (EPC)-1, 5 maupun ke operator Blok Cepu Mobil Cepu Ltd (MCL) tak ada satupun yang direspon.
” Ya terpaksa warga melakukan aksi pengumpulan dana dengan sukarela dari mobil proyek yang lewat jalan desa, Mas. Permintaan sumbangan secara sukarela dan tidak ada batasan,” kata Sugito kepada suarabanyuurip.com, Rabu (28/5/2014).
Hasil yang diperoleh warga dari penggalangan dana itu setiap harinya bisa mencapai Rp200 ribu. “Dalam minta sumbangan ini kami tidak menarget. Tetapi, sak ihklase, Mas,” sambung Ahmad Rosit warga Brabowan lain.
Hal yang sama juga dilakukan warga Sumengko. Justru penggalangan dana bantuan pembangunan masjid desa setempat itu dilakukan kaum ibu-ibu. Mereka membawa kardus di depan Masjid setempat yang tak jauh dari Kilang Mini milik PT. Tri Wahana Universal.(sam)