Efek Banyuurip Belum Maksimal

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Efek positif dari keberadaan ladang Migas Banyuurip, Blok Cepu yang bersentra di Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dinilai warga sekitar belum maksimal.

“Meski ada desa yang sudah ada peningkatan, namun hanya sebagian desa saja. Tetapi secara peningkatan maksimal hingga saat ini belum bisa dirasakan warga. Utamanya jalan yang masih banyak yang rusak. Baik jalan poros kecamatan maupun desa,” kata Tulus, warga Desa Jelu, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (30/05/2014).

Dijelaskan, salah satu contoh jalan yang belum pernah tersentuh pembangunan adalah jalan poros desa yang menghubungkan antara Desa Jelu ke Desa Gayam, Kecamatan Gayam sepanjang 4 Km.

“Padahal jalan ini juga ditanami pipa minyak, Pak. Tetapi, hingga saat ini belum ada perhatian sama sekali,” jelasnya.

“Ya semoga saja segera ada perhatian baik dari Pemkab Bojonegoro, perusahaan maupun dinas terkait lainnya. Dengan begitu, maka semua warga bisa merasakan adanya peningkatan dengan adanya sumber Migas yang ada di wilayah Bojonegoro ini,” sambung Supangat warga Desa Kalitidu, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro. (sam)

Baca Juga :   Operator Bagikan Penutup Telinga

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *