SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Petugas dari Satuan Lalu-lintas (Satlantas) Polres Tuban akhirnya menemukan identitas perempuan yang tewas akibat terlindas truck trailler di jalur pantura, tepatnya di Desa Jenu, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, malam kemarin.
Korban diketahui bernama Sri Ningsih (35), warga Kelurahan Sukolilo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Saat itu korban usai bertandang ke rumah salah satu keluarganya yang berada di kawasan Kecamatan Bancar.
Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi kembali di jalur Pantura. Seorang perempuan diketahui tewas dengan tubuh hancur akibat terlindas truck trailler.
“Korban berboncengan dengan suami dan juga anaknya,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Tuban, Iptu Friehamdeni, ketika ditemui di Mapolres Tuban, Jumat (30/5/2014).
Friehamdeni mengatakan, kronologis kejadian ketika korban berboncengan dengan suaminya, Wartono (40), serta buah hatinya hendak pulang ke rumah mereka yang berada di Kelurahan Sukolilo. Mereka menggunakan motor Jupiter dengan Nomor Polisi (Nopol) K 4332 HM.
Tapi naas, ketika berada di lokasi kejadian, Wartono berusaha menyalip truck trailler dengan muatan semen Nopol L 9534 US, yang dikendarai Supadi (54), asal Jember (Bukan Mojokerto seperti pada pemberitaan sebelumnya).
“Ketika menyalip itulah, selendang dari korban membelit rantai sepeda motor hingga menyebabkan jatuh. Kemudian terlindas truck yang dia salip,” kata Friehamdeni.
Korban diketahui sempet terseret hingga beberapa meter. Ketika dievakuasi, sebagian besar kondisi tubuh korban dalam keadaan hancur karena terlindas truck yang bermuatan semen tersebut.
“Jenazah korban sudah kita serahkan ke keluarga untuk dimakamkan, sementara suami dan anaknya hanya menderita luka ringan,” tandas Friehamdeni.(edp)