SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sekitar 10 kilometer kerusakan jalan terjadi di Jalur Pantura Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Kerusakan ini, dikhawatirkan akan mengganggu transportasi di jalur nasional tersebut menjelang puasa Ramadhan beberapa minggu ke depan.
Pantauan Suarabanyuurip.com, kerusakan parah, terjadi mulai dari kawasan Desa Sugihwaras (Terminal Baru Tuban), Kecamatan Jenu, hingga di Desa Bogang, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
Di titik ini banyak ditemukan jalan berlubang dengan diameter sekitar 50 hingga 75 centimeter dengan kedalaman bervariatif. Selain itu, jalan juga bergelombang dan ada yang bercampur dengan pasir, sehingga rawan menggelincirkan kendaraan yang melintas.
“Kerusakan terjadi mulai dari Bogang sampai terminal baru,†kata Iswandi (26), salah satu pengendara motor dengan Nopol S 5697 FR saat ditemui di Terminal Baru Tuban, Senin (2/6/2014)
Keadaan ini berbanding terbalik dengan kondisi jalan masuk wilayah Kota Tuban. Pada jalan yang masuk wilayah Kota Tuban, diketahui jalan dalam keadaan mulus dan nyaris tidak ada kerusakan.
“Setelah jalannya bagus dan bisa memacu motor dengan enak, langsung kena jalan rusak dan bergelombang yang bikin kaget,†katanya menambahkan.
Pengendara baru dapat menikmati jalan mulus lagi setelah ke luar dari wilayah Desa Bogang, Kecamatan Jenu. Tepatnya setelah masuk wilayah Kecamatan Tambakboyo hingga menuju perbatasan Kabupaten Tuban dengan Kabupaten Rembang (Jawa Tengah), tepatnya di Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar. (edp)