Perketat K3 Tekan Angka Kecelakaan Kerja

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Angka kecelakaan kerja di Lamongan, Jawa Timur mampu ditekan berkat keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat dalam pengawasan keamanan, kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

Menurut Kabag Humas Pemkab Lamongan, Mohammad Zamroni, Pemkab Lamongan melalui Dinas Sosial, Tenaga kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) secara intens menjalin komunikasi dan pembinaan kepada perusahaan agar memperhatikan unsur keselamatan dan kesehatan pekerjanya. Sehingga dari tahun ke tahun jumlah perusahaan yang meraih predikat zero accident terus bertambah.

“Dari tahun ketahun angka kecelakaan kerja terus menurun. Ini berkat penerapan K3 diperusahan yang cukup baik,” kata Zamroni kepada suarabanyuurip.com, Selasa (3/5/2014).

Dia mencatat, tahun 2012, baru ada 10 perusahaan yang dinyatakan nihil kecelakaan kerja. Jumlah itu kemudian naik menjadi 14 perusahaan di tahun 2013 dan kemudian menjadi 21 di tahun 2014.

Bahkan di tahun 2012, lanjut Zamroni, satu perusahaan, yakni MPS Minatani Kecamatan Brondong dinyatakan sebagai perusahaan dengan status Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Predikat ini diberikan karena perusahaan bersangkutan mampu menerapkan K3 secara terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan

Baca Juga :   Kapolres Datangi MUI Bojonegoro

Terkait K3 di Lamongan, Zamroni menyebut, ada 21 perusahaan di Lamongan yang menerima penghargaan nihil kecelakaan kerja (zero accident). Adanya 21 perusahaan penerima penghargaan zero accident tersebut sebagai bagian dari kesiapan kompetitif perusahaan di Lamongan menyambut Asean Free Trade Area (AFTA) tahun 2015 mendatang.

Dia menambahkan, adanya perusahaan yang menerima penghargaan zero accident itu juga menunjukkan perusahaan di Lamongan tidak melulu mengejar profit (keuntungan). Namun mereka juga member perhatian atas tingkat keselamatan dan kesehatan par pekerjanya.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *