Tuban Waspadai Bencana Industri

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Kabupaten Tuban, Jawa Timur harus mewaspadai keberadaan bencana yang diakibatkan berdirinya industri besar di wilayah Bumi Wali ini.

Bencana industri merupakan salah satu bencana yang harus diwaspadai selain bencana yang ditimbulkan alam. Akibat banyaknya perusahaan-perusahaan besar yang mulai dioperasikan.

“Selain bencana alam yang tidak kalah penting Kabupaten Tuban harus mewaspadai keberadaan bencana akibat keberadaan industri,”  kata Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Heri Sisworo, dalam sambutannya secara tertulis yang dibacakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiyono, dalam pembukaan pelatihan relawan bencana, Rabu (4/6/2014).

Sekilas Sekda juga menyebut operator minyak dan gas bumi (Migas) di Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ), kilang kondensat PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (PT TPPI) yang ada di Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, serta sejumlah perusahaan besar lain. Baik yang sudah beroperasi maupun yang baru akan melakukan operasi.

“Dengan berdirinya perusahaan besar, kita juga harus mewaspadai kemungkinan adanya dampak bencana akibat kegagalan industri,” lanjut Joko dalam sambutannya.

Baca Juga :   Gairahkan Investasi Hulu Migas, Menteri ESDM Ajukan Insentif Fiskal

Untuk itu, Pemkab Tuban sangat mendukung adanya upaya pelatihan dan rencana penambahan relawan bencana alam yang saat ini tengah dilakukan. Dengan begitu, antisipasi bencana alam ataupun bencana industri dapat ditingkatkan.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *