BBS : Harga Sewa Lahan EPF Banyuurip Naik

SuaraBanyuurip.com -  Ririn Wedia

Bojonegoro – Pembahasan perpanjangan sewa lahan early production facility (EPF) Banyuurip, Blok Cepu, antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT. Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) dengan Mobil Cepu Limited (MCL) masih terus berlangsung. Namun begitu BBS menyampaikan harga sewa lahan EPF mengalami kenaikkan terhitung sejak enam bulan yang lalu.

“Harga sewa disesuaikan dengan nilai jual objek pajak atau NJOP yang saat ini tentu sudah naik,” kata Direktur Utama PT BBS, Deddy Afidick kepada suarabanyuurip.com.

Deddy mengungkapkan, operator Blok Cepu, MCL melakukan sewa lahan EPF tersebut pada tahun 2008 silam selama 5 tahun lebih 6 bulan.

” Nilai pastinya saya lupa, yang jelas sewa lahan saat lima tahun yang lalu dengan yang sekarang sudah beda jauh,” imbuh Deddy.

Pria berkacamata minus ini mengaku, NJOP untuk lahan yang digunakan EPF saat ini kurang lebih sebesar Rp 300 ribu tiap meternya. Sedangkan luas lahan EPF adalah 20 hektar.

“MCL sudah berkoordinasi sebelumnya bahwa sewa lahan akan diperpanjang selama tiga tahun kedepan, tidak ada denda meski terlambat. Yang penting mereka bayar,” tegas Deddy.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Publick and Government Affair Manager MCL, Rexy Mawardijaya masih berusaha dikonfirmasi.(rien)

Baca Juga :   Antisipasi Kebakaran Pertamina Gelar LKD TBBM

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *