Petani ATW Enggan Tanam Tembakau

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Minat petani sekitar ladang Migas Alas Tua Barat (ATW), Blok Cepu untuk menanam tembakau sepertinya bakal menurun. Itu terjadi setelah harga bahan baku rokok tersebut di pasaran merosot dibanding musim tanam tahun sebelumnya.

“Menjelang musim kemarau ini, saya milih tanam jagung saja, Pak. Selain perawatannya mudah, jika harganya kurang meningkat kan bisa ditimbun tidak mungkin busuk, dan juga bisa buat bahan makan keluarga,” kata Supriono, warga Desa Sambong, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa-Timur kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (06/06/2014).

Dia jelaskan, pengalaman beberapa tahun lalu banyak petani tembakau yang kurang beruntung. Selain harga tidak stabil, dan pembelinya minim juga faktor cuaca yang acapkali merusak tanaman tembakau. Apalagi hujan sesekali masih turun yang akan berdampak pada rusaknya tembakau.

“Saya prediksi harga tembakau tahun ini tidak akan stabil dibandingkan tiga tahun silam yang menguntungkan petani,” ungkap warga ring satu ATW tersebut.

“Kalau saya milih menanam bawang merah saja, Pak. Hasilnya memuaskan daripada tanam tembakau yang kadang kala dipermainkan oleh pembeli,” sambung Parmin warga Desa Ngasem. (sam)

Baca Juga :   1.413 Peserta CPNS Asal Bojonegoro Bakal Ikuti SKB di Surabaya

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *