SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro-Pemerintah Desa (Pemdes) Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyatakan telah melaporkan keluhan warganya kepada konsorsium PT. Hutama Karya-Rekayasa Industri (HK-REKIND), kontraktor proyek Engineering, procurement, and Constructions (EPC)- 5 Banyuurip, Blok Cepu. Laporan yang disampaikan Pemdes Sudu itu terkait kecelakaan yang terjadi di jalan peralihan akibat adanya proyek pipa EPC-5 Banyuurip, Sabtu (7/6/2014).
“Setelah menerima laporan tadi, terus saya sampaikan ke kontraktor EPC-5,” kata Kades Sudu, Trikasih kepada Suarabanyuurip.com Sabtu (7/6/2014).
Dia mengakui, peralihan jalan di Dusun Tenggor, Desa Sudu banyak mendapat keluhan dari warganya karena merasa dirugikan. Puncaknya, siang tadi salah seorang warganya bernama Hadi Sucipto dan Rudi terjatuh saat sedang melintas di jalan tersebut.
“Iya barusan warga ada yang laporan lagi, Pak Hadi jatuh saat berboncengan,” imbuh Trikasih.Â
Mantan anggota DPRD Bojonegoro ini mengaku dilema dengan kondisi jalan desa yang dialihkan tersebut. Menurut dia, kalau tidak disiram akan muncul debu, namun kalau disiram jalan menjadi becek. Trikasih berharap, dengan adanya persoalan ini segera ada solusi.
“Memang serba repot, Mas, tapi yang jelas sudah saya sampaikan, katanya akan ditindaklanjuti,” tuturnya.(roz)