SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pembagian benih ikan dari operator lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) untuk Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dinilai masih belum merata.
Salah satu warga RT 3 RW 1, Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sandiyo (40) , mengungkapkan, meskipun memiliki empang tapi dirinya tidak mendapatkan benih ikan.
“Sampai saya memaksa pak RT minta benih ikan, Alhamdulilah dapat 8 ekor saja,” imbuhnya.
Dia mengungkapkan, pembagian benih ikan dilakukan oleh kepala desa dan perangkat desa setempat setelah ramai kabar adanya program CSR sebesar Rp26 juta beberapa waktu lalu. Warga beranggapan jika tidak ada publikasi mereka tidak mengetahui, kalau ada bantuan CSR berupa benih ikan.
Terpisah Kepala Desa Ngampel, Pujianto, membenarkan adanya bantuan benih ikan dan belum merata dibagikan kepada warganya.
“Karena benih ikan yang diberikan warga banyak yang mati, jadi menunggu benih ikan di kolam milik Warsono panen dulu untuk dijual, dan dibelikan benih lagi bagi yang belum dapat, itupun menunggu musim penghujan tiba,” sergahnya. (rien)