Operasi Kilang Dihentikan, Tak Ada Aktifitas Pekerja

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Tolling Agreement (TA), atau kontrak perjanjian kerja sama pengolahan kilang minyak antara PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (PT TPPI) dengan PT Pertamina telah habis pada 20 Mei 2014 lalu. Saat ini nyaris tidak ada aktivitas lagi di kilang minyak yang berada di Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Para pekerja hanya fokus pada maintenance (perawatan) dan penjagaan aset-aset yang ada di sana. Hal itu seperti diungkapkan Juru Bicara (Jubir) Serikat Pekerja (SP) PT TPPI, Sudarmanto, kepada suarabanyuurip.com.

“Nyaris tidak ada aktivitas karena kilang minyak saat ini tidak beroperasi, hanya maintenance supaya peralatan yang ada di sana tidak rusak,” kata Sudarmanto, Rabu (11/6/2014).

Selain itu, para pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja (SP) PT TPPI, sedang berupaya mendorong kepada pemerintah segera melakukan pengambilalihan aset tersebut. Supaya peralatan pengilangan minyak tidak sampai berkarat dan rusak karena sudah tidak dipergunakan lagi.

“Sekarang kan kelompok pemerintah (PPA, Pertamina, SKK Migas) mempunyai saham mayoritas, jadi kita berharap segera saja diambilalih dan peralatan di sana dapat segera difungsikan kembali,” kata Sudarmanto.

Baca Juga :   Hiswana Migas Gagas Satu Desa Satu Pangkalan

“Kalau tidak begitu, aset pemerintah sebesar Rp12 triliun bisa jadi tidak dapat digunakan dan hanya sebatas ongokan besi tua saja,” lanjut pria berkaca mata ini menegaskan.

Kendati demikian, SP PT TPPI tidak menampik kalau aksi yang mereka lakukan terkait dengan ancaman hilangnya pekerjaan mereka jika kilang tersebut tidak segera beroperasi. Dia menerangkan, kalau di PT TPPI ada ratusan tenaga kerja potensial di bidang Migas yang harus diselamatkan.

“Mayoritas merupakan tenaga kerja lokal dari Tuban dan Jawa Timur,” kata Sudarmanto.

Ketua Komisi D DPRD Tuban, Elfi Alfiah, mengatakan kalau hari ini, Rabu (11/6/2014) pihaknya menggelar hearing (rapat dengar pendapat) dengan Komisi VII DPR RI, yang membidangi energi.

“Untuk membicarakan permasalahan PT TPPI dan masalah-masalah yang dihadapi dan dikeluhkan pekerja,” kata Elfi kepada suarabanyuurip.com.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *