SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mewajibkan kepada anggotanya untuk memilih Calon Presiden (Capres) yang berlatar belakang NU.
Hal itu diungkapkan Ketua PC Muslimat NU Tuban, Musyarofah, dalam sambutannya di Harlah Muslimat NU yang ke 68 di asrama Haji Kabupaten Tuban.
“Dengan ini kami tegaskan kalau Muslimat NU bukanlah partai politik, tetapi muslimat wajib memilih calon yang diusung NU,†kata Musyarofah.
Pernyataan Musyarofah ini, ditujukan kepada Wakil Presiden (Wapres) dari nomor urut 2, yaitu Jusuf Kalla. Dia menegaskan, kalau pernyataan ini dilontarkan untuk menjawab kebingungan umat.
“Ini untuk menjawab kebingungan umat,†kata Musyarofah menjelaskan.
Pernyataan senada diungkapkan ketua PC NU Tuban, Mustain Syukur. Mustain menjelaskan kepada para hadirin, kalau Jusuf Kalla menjabat sebagai Mustasyar PBNU.
“Pak JK itu Mustasyar PBNU, jadi kalau saya disuruh memilih akan memilih Jusuf Kalla,†tegas Mustain Syukur.
Bahkan Mustain melontarkan, kalau dia mempersilahkan semua warga NU untuk memilih sesuai dengan kata hatinya. Tetapi pilihan tersebut, adalah JK atau nomer dua.
“Silahkan pilih sesuai dengan hati nurani, silahkan pilih bapak Jusuf Kalla ataupun memilih nomer 2,†kata Mustain disambut tawa jamaah yang hadir.
Sebagaimana diketahui, Cawapres JK dalam pilihan presiden (Pilpres) 2014 ini, berpasangan dengan Capres, Joko Widodo. Dalam acara Harlah Muslimat NU ini, tampak hadir Pengurus Pusat (PP) Muslimat NU, Khofifah Indra Parawansa, Bupati Tuban, Fathul Huda, Wabup Noor Nahar Hussein, sejumlah Camat, Kepala Dinas (Kadis), dan beberapa tokoh dari PKB dan PDI Perjuangan.(edp)