SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Operator migas Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ), mengaku masih menunggu keputusan dari pusat untuk menurunkan bantuan tali asih berupa beras kepada masyarakat di desa ring 1 Pad B, Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
“Masih menunggu kabar dari Jakarta,” kata Field Administration Superintendant JOB P-PEJ, Basith Syarwani, kepada SuaraBanyuurip, Selasa (17/6/2014).
Sementara itu, puluhan ibu-ibu rumah tangga di desa setempat sudah tak sabar menunggu turunnya bantuan tersebut. Karena selama ini mereka sudah biasa mengandalkan bantuan yang diberikan oleh JOB P-PEJ sejak pengeboran di wilayahnya beroperasi.
“Biasanya dapat uang meskipun tiga bulan sekali, tapi sekarang sudah masuk bulan ke empat belum juga ada bantuan,” sambung Wartini (40), buruh tani setempat saat ditemui di sawahnya yang tak jauh dari lokasi pemboran.
Seperti diketahui, bantuan tali asih berupa uang tunai senilai Rp 50 juta dua bulan sekali tersebut hingga bulan Juni 2014 belum juga turun. Rencananya, bantuan yang kini diganti dengan beras, akan dibagikan kepada masyarakat yang  kurang mampu.(rien)