SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro - Tim Penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, terkait kepedulian terhadap penataan transportasi darat maupun sungai.
Kepala Bidang Keselamatan Transportasi darat Kemenhub, Gede Pasek Swardika, mengungkapkan, Pemkab Bojonegoro sudah bersinergi dengan adanya kebijakan pusat untuk penataan tersebut. Bahkan, dengan adanya dinamika perkembangan kota sudah diantisipasi mulai sekarang.
“Terlebih Dinas Perhubungan setempat telah menggunakan tekhnologi yang disebut  intelegent transport system  yang  digunakan untuk memonitor situasi lalu lintas juga aktifitas masyarakatnya,” ujar Gede saat melakukan penilaian WTN di Bojonegoro, Rabu (18/6/2014).
Dia sangat berharap adanya dukungan dari perusahaan swasta, baik itu perusahaan minyak dan gas bumi maupun lainnya bisa ikut berpartisipasi untuk mendukung program pemerintah dalam penataan transportasi kota.
“Seperti tadi yang sudah disebutkan Sekkab, adanya bantuan dari perusahaan kilang minyak PT Triwahana Universal sebagai program CSR dengan membangun drainase jalan, perbaikan jalan rusak, lalu dari JOB P-PEJ ada bantuan Halte, dan itu sangat bermanfaat sekali,” imbuhnya.
Gede menambahkan, dengan berkembangnya Bojonegoro karena industrialisasi minyak dan gas bumi terutama transportasi jalan yang semakin padat, pihaknya mendukung adanya jalan lingkar (ring road) untuk memecah kemacetan jalan.
“Kami juga apresiasi dengan sikap operator migas yang sudah membuat akses jalan sendiri untuk angkutan proyek mereka, kami harapkan operator lain melakukan hal yang sama,” tukasnya.(rien)