Masih Banyak Permasalahan Pekerja Migas

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Permasalahan yang dihadapi pekerja minyak dan gas bumi (Migas) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, hampir sama dengan yang dihadapi para pekerja perusahaan yang ada di Kabupaten Tuban. Padahal stigma yang berkembang di tengah masyarakat, bekerja di sektor minyak dan gas bumi (Migas) dinilai lebih menjanjikan daripada beberapa perusahaan yang lain.

Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Nasional (SPN), Kusmen, mengatakan kalau masih banyak permasalahan yang dihadapi pekerja di Tuban. Hal itu dia ketahui, setelah beberapa kali melakukan komunikasi dengan pekerja Migas di Tuban. Hasilnya, para pekerja Migas masih kurang diperhatikan dengan perusahaan ataupun operator Migas.

“Saya rasa sama, permasalahan yang dihadapi pekerja perminyakan dan pekerja lain di Tuban,” kata Kusmen, Rabu (18/5/2014).

“Saya tahu setelah beberapa kali melakukan komunikasi dengan kawan-kawan pekerja minyak,” lanjut Kusmen menjelaskan.

Salah satu bentuk permasalahan yang dihadapi pekerja adalah, kurangnya kepedulian perusahaan. Untuk memberikan jaminan kelayakan hidup. Disamping itu, apa yang dilakukan pekerja dinilai tidak sebanding dengan apa yang mereka dapatkan selama ini.

Baca Juga :   PPSDM Migas Adakan Pelatihan Ekonomi Hulu Migas untuk ASN KESDM

“Kesejahteraan tidak seimbang dengan pekerjaan yang mereka lakukan,” kata Kusmen.

Hal inilah yang kerap menjadi pemicu konflik pekerja. Dengan adanya aksi protes, bahkan demonstrasi yang dilakukan para pekerja Migas. Karena ketimpangan yang dirasakan pekerja.

“Akhirnya pekerja yang disalahkan, padahal protes itu merupakan bentuk kesewenangan yang kadang dilakukan perusahaan,” tandas Kusmen.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *