SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur siap mengakomodir tenaga kerja (Naker) dari proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, baik yang sudah habis masa kontrak, maupun masih terlibat hingga puncak produksi sumur Banyuurip sebanyak 165 ribu barrel per hari pada November 2014Â mendatang.
“Kami mendatangi semua perusahaan baik di Bojonegoro dan luar Bojonegoro untuk bekerjasama dalam perekrutan tenaga kerja,” tegas Kasi Informasi Pasar, Bursa Kerja, dan Penempatan Tenaga Kerja, Disnakertransos, Sugi Hartono.
Dia menjelaskan, bekerjasama dengan perusahaan swasta untuk perekrutan tenaga kerja ini bertujuan untuk mengakomodir semua tenaga kerja dari proyek migas di Blok Cepu, maupun pencari kerja lainnya di Bojonegoro.
“Biar saat menganggur tidak lari sana lari sini cari pekerjaan, cukup datang di kantor Disnakertransos, mendaftar AK 1, tinggal memilih lowongan yang tersedia,” tandas Sugi.
Pihaknya berharap, pemuda Bojonegoro tidak hanya mengandalkan pekerjaan di bidang Migas saja. Kalaupun berminat harus menerima lowongan proyek Migas di luar kota.
“Semoga upaya kami ini bisa mengurangi jumlah pengangguran di Bojonegoro,” imbuhnya.
Terpisah, Community Affair and Manager PT Tripatra, kontraktor EPC 1, Blok Cepu, Budi Karyawan, mengungkapkan, tenaga kerja dari lokal Bojonegoro telah diberikan pelatihan, dan sertifikasi untuk bekal mendapatkan pekerjaan di proyek Migas lainnya.
“Harapan saya ketika pekerjaan di EPC 1 sudah berakhir, pemuda Bojonegoro tetap berkarya dan memajukan daerahnya dengan semangat membara,” imbuhnya. (rien)