Babat Produsen Shorgum Terbesar Indonesia

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menjadi penghasil shorgum terbesar di Indonesia. Hal ini diungkapkan Kepala UPT Pertanian dan Perkebunan Kecamatan Babat, Mubaidi.

“Luas lahan pertanian yang ditanami shorgum mencapai 550 hektar, tersebar di lima desa yaitu Desa Keyongan, Sambangan, Patihan, Kebonagung, dan Desa Balandono“ kata Baidi, Sabtu (21/6/2014).

Meski bukan tanaman utama, shorgum terhitung jenis tanaman yang cukup menguntungkan. Selain perawatannya mudah, tanaman bahan baku tepung pengganti gandum ini tidak membutuhkan banyak air.

Menurut Mubaidi dibandingkan dengan jagung, nilai jual shorgum mencapai hampir dua kali lipat. Perbandingannya untuk  jagung memberikan hasil Rp60 juta per satu hektar sedang shorgum bisa mencapai Rp84 juta.

Shorgum biasa ditanam petani dimusim kemarau, yaitu diawal bulan Juli. Usia tanaman sekitar 100 hari.

“Untuk penjualan biasanya para tengkulak dari Jawa Tengah langsung datang membeli ke petani. Produksi shorgum dari Babat dikirim hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat,“ urai Mubaidi.

Baca Juga :   UMK Bojonegoro Ditetapkan Rp 2.079.568, di Bawah Tuban dan Lamongan

Salah satu petani di Desa Keyongan, Jarwadi, mengatakan, bertanam shorgum hasilnya cukup menggiurkan.

“Meski tidak dirawat, dibiarkan begitu saja, tanaman ini sudah biasa hidup sendiri,“ katanya.

Bahkan beberapa warga setelah menanam shorgum banyak yang ditinggal bekerja di kota besar. “Adatnya banyak warga yang bekerja di kota besar saat tidak bercocok tanam padi . Saat musim panen shorgum mereka baru pulang,” kata petani lainnya, Tarkam. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *